whatnaomididnext.com – Kasus penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat lagi ramai dibahas. Kejadian ini cukup bikin kaget, apalagi berlangsung di tempat umum seperti gym. Seorang pria asal Prancis berinisial RK (25) diamankan polisi setelah diduga melakukan aksi kekerasan terhadap seorang pria lokal saat sedang berolahraga.
Read More : Jakarta News: Penumpang Citilink Diduga Alami Pelecehan Dalam Penerbangan Ke Denpasar
Kronologi Penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat
Peristiwa penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat ini terjadi di sebuah tempat kebugaran, tepatnya di IOWA Gym, sekitar pukul 08.00 Wita. Korban, I Gusti AIG (34), datang sendirian dengan tujuan olahraga seperti biasa.
Awalnya, situasi terlihat normal. Korban langsung menuju lantai dua dan mulai menggunakan treadmill. Tapi, beberapa menit kemudian, suasana berubah drastis. Pelaku tiba-tiba mendekat tanpa alasan yang jelas.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung memegang pundak korban dan melayangkan pukulan. Serangan itu datang begitu cepat, bikin korban sempat kaget dan berusaha menepis. Namun, korban mengaku nggak tahu pasti benda apa yang dipakai pelaku saat menyerang. Akibat kejadian itu, korban sampai terjatuh. Sementara pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi begitu saja.
Korban Sempat Mengejar Pelaku
Nggak tinggal diam, korban sempat mengejar pelaku hingga ke kawasan Jalan Batanta. Tapi karena kelelahan, pengejaran itu akhirnya dihentikan di tengah jalan. Setelah itu, korban kembali ke lokasi gym dengan bantuan temannya. Kondisinya saat itu sudah cukup lemah dan butuh penanganan medis secepatnya.
Korban kemudian dilarikan ke RS Bali Med Denpasar untuk mendapatkan perawatan awal. Setelah itu, ia dirujuk ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk penanganan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, korban mengalami luka lecet sekitar 1,5 cm di bagian kepala kiri. Selain itu, ia juga mengeluhkan nyeri di hampir seluruh tubuhnya.
Baca juga: Koster Dorong RUU HPI Cepat Disahkan, Biar Sengketa WNA-WNI di Bali Gak Makin Ribet
Polisi Amankan Pelaku Penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat
Pihak kepolisian dari Polsek Denpasar Barat langsung bergerak cepat. Pelaku RK berhasil diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif. Menariknya, polisi menyebut bahwa korban dan pelaku sama sekali tidak saling mengenal sebelumnya.
Jadi, motif di balik penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat ini masih jadi tanda tanya besar. Saat ini, polisi masih terus mendalami alasan pelaku melakukan tindakan tersebut. Apakah ada kesalahpahaman, emosi sesaat, atau faktor lain, semuanya masih dalam proses penyelidikan.
Kasus penganiayaan WNA Prancis di Denpasar Barat ini jadi pengingat kalau kejadian tak terduga bisa terjadi di mana saja, bahkan di tempat yang seharusnya aman seperti gym. Buat kamu, tetap waspada dan jaga situasi sekitar saat beraktivitas. Semoga kasus penganiayaan ini segera menemukan titik terang dan tidak terulang lagi di kemudian hari.