whatnaomididnext.com – Ajang Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Denpasar tahun 2026 nggak cuma soal seleksi duta biasa. Lebih dari itu, program Duta GenRe 2026 ini jadi ruang aman buat remaja yang butuh tempat curhat, diskusi, sampai cari solusi soal masa depan. Mulai dari urusan pergaulan, kesehatan, sampai rencana hidup, semuanya dibahas dengan cara yang santai tapi tetap berbobot.
Read More : Polresta Denpasar
Bukan Sekadar Ajang, Tapi Tempat Belajar dan Konsultasi
Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, bilang kalau Duta GenRe punya peran penting buat ngebekali anak muda biar lebih siap menghadapi kehidupan. Nggak cuma teori, tapi juga praktik langsung di kehidupan sehari-hari. Lewat program ini, remaja diajak buat lebih paham soal kesehatan reproduksi, cara merencanakan masa depan, sampai bahaya penyalahgunaan narkoba. Jadi, bukan sekadar kampanye, tapi benar-benar jadi tempat belajar yang relate sama kehidupan anak muda sekarang.
Apalagi di era digital kayak sekarang, tantangan makin kompleks. Mulai dari pengaruh media sosial sampai tekanan lingkungan. Nah, di sinilah Duta GenRe hadir sebagai teman diskusi yang bisa diajak ngobrol tanpa takut di-judge.
Jadi Teman Curhat Sekaligus Problem Solver
Menariknya, Duta GenRe ini nggak cuma berperan sebagai edukator, tapi juga jadi problem solver buat teman sebayanya. Artinya, mereka siap bantu cari solusi dari berbagai masalah remaja, mulai dari isu keluarga, hubungan, sampai kesehatan mental ringan. Ketua Forum GenRe Denpasar 2026–2028, I Nengah Ari Suputra Bawa, menyebut kalau antusias peserta tahun ini cukup tinggi. Ada 85 peserta yang ikut, dari berbagai latar belakang. Setelah melalui seleksi ketat, akhirnya terpilih 10 pasang finalis yang lanjut ke babak Grand Final.
Proses seleksinya juga nggak main-main. Ada wawancara, motion challenge, tes program kerja, sampai tantangan media sosial. Bahkan di tahap akhir, tiga besar harus melewati deep interview bareng dewan juri. Jadi, yang terpilih memang benar-benar siap.
Angkat Isu Penting yang Dekat dengan Remaja
Tahun ini, Duta GenRe Denpasar juga fokus mengangkat isu Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) dan fenomena “fatherless” yang lagi banyak dibahas. Dua topik ini memang cukup sensitif, tapi penting banget buat dipahami anak muda.Dengan pendekatan yang lebih santai dan komunikatif, diharapkan pesan yang disampaikan bisa lebih nyampe dan mudah diterima. Akhirnya, Komang Trisna Darmayanti dan AA Ngurah Agung Krishna Dananjaya terpilih
sebagai Duta GenRe Kota Denpasar 2026. Harapannya, mereka bisa jadi role model sekaligus “teman ngobrol” buat remaja Denpasar yang lagi butuh arah. Singkatnya, Duta GenRe bukan cuma gelar. Ini adalah gerakan yang bikin remaja nggak merasa sendirian dalam menghadapi berbagai fase hidup.