whatnaomididnext.com – Kasus pria ditemukan meninggal di Denpasar kembali jadi perhatian warga. Seorang pria berinisial M (53) ditemukan tak bernyawa di sebuah bale bengong di kawasan Setra Pitik, Denpasar Selatan, pada Rabu malam (15/4/2026). Penemuan pria meninggal di Denpasar Selatan ini langsung mengundang rasa penasaran warga sekitar karena posisi korban terlihat tidak berubah sejak siang hari.
Read More : Sicepat Denpasar
Korban diketahui berasal dari Jember, Jawa Timur, dan sementara tinggal di wilayah Sesetan. Penemuan ini pertama kali terjadi sekitar pukul 23.00 Wita saat seorang saksi mulai merasa ada yang janggal dengan kondisi korban.
Kronologi Pria Ditemukan Meninggal di Denpasar
Cerita bermula saat seorang saksi melihat korban sedang beristirahat di bale bengong sekitar pukul 11.00 Wita. Saat itu, kondisi korban tampak seperti orang tidur biasa, jadi nggak menimbulkan kecurigaan.
Namun, ketika saksi kembali melintas di lokasi yang sama pada malam hari, ia melihat posisi korban masih sama persis. Nah, di titik ini rasa curiga mulai muncul. Tanpa pikir panjang, saksi langsung melapor ke kepala lingkungan dan pihak kepolisian. Nggak lama, warga mulai berdatangan untuk memastikan kondisi korban. Sayangnya, setelah dicek lebih dekat, pria tersebut sudah dalam keadaan kaku dan dipastikan meninggal dunia.
Keterangan Polisi Terkait Pria Ditemukan Meninggal di Denpasar
Pihak kepolisian melalui Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, membenarkan adanya kejadian ini. Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Dugaan sementara, pria ditemukan meninggal di Denpasar ini disebabkan oleh kondisi kesehatan korban sendiri. Informasi dari rekan kerjanya menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat stroke ringan dan diabetes.
Tim Inafis Polresta Denpasar juga sudah melakukan olah TKP. Hasilnya, korban ditemukan dalam posisi telentang, dengan kedua tangan berada di atas kepala dan kaki menjulur ke bawah. Korban hanya mengenakan celana pendek putih, sementara kaus abu-abu miliknya tergeletak di samping tubuh.
Menariknya, darah yang terlihat di tubuh korban bukan berasal dari luka akibat kekerasan. Polisi menduga itu disebabkan oleh gigitan semut, yang sering terjadi jika tubuh sudah lama tidak bergerak.
Penanganan dan Evakuasi Korban
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban langsung dievakuasi oleh ambulans PMI Kota Denpasar sekitar pukul 02.40 Wita. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus pria ditemukan meninggal di Denpasar ini jadi pengingat penting buat kamu untuk lebih peduli dengan kondisi kesehatan, apalagi jika punya riwayat penyakit tertentu. Jangan anggap sepele, karena kondisi tubuh bisa berubah kapan saja tanpa tanda yang jelas.