whatnaomididnext.com – Kabar hangat datang dari Pemerintah Kota Denpasar. Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) kepada dua ahli waris korban. Penyerahan Santunan JKK ini berlangsung di lobi Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa, dan jadi bukti nyata kalau perlindungan pekerja itu bukan sekadar wacana.
Read More : Politik Berdarah Dingin! Gubernur Koster Lantik Kadishub Bali, Silent Soal Proyek Subway Kereta Bawah Tanah!
Penyerahan Santunan untuk Ahli Waris
Ada dua keluarga yang menerima manfaat dari program ini. Pertama, Ketut Alit Suriyani sebagai ahli waris dari almarhum I Made Adita Kusuma, yang bekerja di Badan Permusyawaratan Desa Pemecutan Kaja. Ia menerima santunan JKK sebesar Rp180,4 juta. Nominal ini tentu bukan kecil, dan diharapkan bisa membantu kebutuhan keluarga yang ditinggalkan. Sementara itu, santunan juga diberikan kepada I Made Ris Wijaya, ahli waris dari almarhum I Wayan Kantra. Total bantuan yang diterima mencapai Rp42 juta, yang merupakan gabungan dari santunan JKK dan tabungan Jaminan Hari Tua (JHT).
Penyaluran santunan ini melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, yang selama ini memang fokus memberikan perlindungan bagi para pekerja di Indonesia.
Harapan Pemkot dan BPJS Ketenagakerjaan
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Jaya Negara menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, proses pencairan santunan berjalan lancar dan tepat sasaran. Ia juga berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga korban. Meski tidak bisa menggantikan kehilangan orang tercinta, setidaknya santunan ini bisa membantu kebutuhan ekonomi sehari-hari.
Di sisi lain, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, menegaskan pentingnya perlindungan bagi pekerja. Ia menyebut, masih banyak masyarakat yang belum sadar betapa pentingnya jaminan seperti ini. Menurutnya, banyak ahli waris bahkan tidak menyangka akan menerima santunan dengan nilai sebesar itu. Ini menunjukkan kalau program perlindungan kerja memang punya dampak nyata, terutama saat risiko tak terduga terjadi.
Baca juga: Dua Pria Ditemukan Tewas Diduga Minum Racun Tikus Di Denpasar, Polisi Ungkap Motif
Bentuk Kepedulian Nyata
Salah satu penerima santunan, Ketut Alit Suriyani, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Denpasar dan BPJS Ketenagakerjaan atas perhatian dan dukungan yang sudah diberikan kepada keluarganya.Santunan ini bukan cuma soal angka. Lebih dari itu, ini jadi bentuk kepedulian nyata dari pemerintah dan lembaga terkait terhadap masyarakat.
Harapannya, ke depan makin banyakpekerja yang sadar pentingnya ikut program jaminan sosial, supaya lebih aman dan terlindungi saat bekerja. Jadi, buat Anda yang masih ragu soal pentingnya BPJS Ketenagakerjaan, mungkin ini bisa jadi pengingat. Risiko kerja itu nggak pernah bisa ditebak, tapi perlindungan bisa dipersiapkan dari sekarang.